Memasuki pertengahan Bulan Desember 2021 Pemerintah Desa Pinabetengan Utara Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa kembali melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap XII periode Bulan Desember 2021 yang bertempat di Rumah Hukum Tua Pinabetengan Utara dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat meliputi mencuci tangan, memakai masker dan mejauhi kerumunan.

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) didistribusikan untuk 137 KPM siang ini di Rumah Hukum Tua Pinabetengan Utara, Rabu (3/12/2021) Siang. Kali ini merupakan bagian ke-12 atau yang terakhir untuk tahun anggaran 2021. BLT yang bersumber dari Dana Desa ini selama setahun penuh telah didistribusikan.

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing mendapatkan Rp. 300.000,-. Diharapkan bantuan ini dapat memperingan beban ekonomi warga akibat terdampak pandemi Covid-19. Dan penerimaan Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa ini harus sudah di vaksin, jika belum divaksin bantuannya di tunda sampai melakukan vaksinasi, dan jika memiliki penyakit bawaan, harus di sertai surat keterangan dari Dokter.

Penyaluran Bantuan Langsunh Tunai Dana Desa (BLT-DD) ini dipimpin langsung oleh Hukum Tua Desa Pinabetengan Utara Theo Umboh, beserta Perangkat Desa, Pendamping Desa, dan untuk dana bantuan diserahkan langsung oleh pihak Bank Sulut-Go ke Pemerintah Desa, kemudian didistribusikan ke KPM. Hukum Tua Theo Umboh mengharapan bantuan uang yang didapat ini agar dipergunakan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

“Saya berharap bantuan ini di pergunakan untuk membeli kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga lainnya di masa pandemi Covid-19 yang sudah memasuki level 1 ini, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya”, jelas Hukum Tua Theo Umboh.

“Himbauan juga kepada masyarakat Desa Pinabetengan Utara karena saat ini kita sedang mengalami cuaca ekstrem, yaitu hujan dan badai, kiranya masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena sekarang Deman Berdarah (DBD) mulai mewabah, kiranya kita menutup, membalik, atau jika perlu menyingkirkan media-media kecil penampung air lainnya yang ada di rumah,” tegas Umboh.

“Dan untuk pelaksanaan Natal dan Tahun Baru, hendaklah kita bersyukur dengan apa yang kita miliki, jangan membanding-bandingkan dengan orang lain, sambutlah Natal dan tahun baru dengan kesederhanaan, dan juga kedamaian, karena itulah yang menjadi makna yang paling besar dalam kehidupan bermasyarakat”, tambah Hukum Tua Theo Umboh.

Kegiatan yang dimulai jam 13.00 WITA ini berlangsung dengan lancar. Petugas dari perangkat desa mengatur giliran dengan tertib.

(Leonardi Rondonuwu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *