BERITA-DESA.COM-SANGIHE|| Kampung Malamenggu berada di Kecamatan Tabukan Selatan Pulau Sangihe Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Indeks Desa Membangun (IDM) Kampung Malamenggu pada tahun 2020 mencapai 0,6367 (status: berkembang), kemudian pada tahun 2021 sedikit naik skornya menjadi  0,683 (status berkembang). Jadi mengalami pertumbuhan sebesar 6,78%. Pertumbuhan pembangunan ini cukup signifikan. Jika ditinjau dari kriteria optimalisasi, akselerasi dan kinerja, maka diketahui bahwa Kampung Malamenggu termasuk kategori kampung dengan kegiatan pembangunan yang optimal, akselerasi pembangunannya tergolong cepat dan kinerjanya termasuk sedang.

Dengan capaian pelaksanaan pembangunan semacam data di atas, maka pemerintah kampung Malamenggu dapat membuat target IDM 2022 untuk mencapai status maju dengan skor 0.7073. Dengan begitu, dibutuhkan penambahan skor sebesar 0,0243. Pertanyaannya adalah bagaimana membuat perencanaan pembangunan desa agar target IDM 2022 itu dapat dicapai?

Proses pembangunan terdiri dari tiga tahapan yang bersifat sikluistik, yaitu: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam melaksanakan ketiga tahapan tersebut, pemerintah (Kementrian Desa PDTT) telah menyediakan instrumen atau perangkat ukur yang didesain untuk tujuan mengukur kemajuan dan kemandirian desa. Alat ukur itu disebut Indeks Desa Membangun (IDM) yang dapat diakses melalui website IDM setiap tahun.

Selain mengetahui skor IDM yang dicapai setiap tahun, dalam IDM dapat juga diperoleh informasi penting berupa rumusan pokok rekomendasi yang menjadi alternatif (pilihan) bagi pemerintah desa untuk diprogramkan pada program kerja pemerintah kampung di tahun yang akan datang. Dalam rumusan rekomendasi itu sudah tertera nilai dari 50 indikator dan atau kegiatan yang dapat dilakukan serta para pelaksananya. Sehingga Kepala Desa dapat dengan mudah menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhan yang teridentifikasi selama proses pembangunan desa berlangsung dari tahun ke tahun.

Substansi artikel ini selain memberi informasi terkait tingkat optimalisasi, akselerasi dan performa atau kinerja pembangunan, juga menyajikan informasi tentang rumusan pokok rekomendasi IDM yang dapat dijadikan sebagai referensi bagi kepala desa untuk membuat perencanaan pembangunan desa.

Rumusan Pokok Rekomendasi ini terdiri dari 3 variabel, yaitu: Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL).  Pada IKS terdiri dari 35 indikator dan atau kegiatan. Pada IKE terdiri dari 12 indikator dan atau kegiatan, dan pada IKL terdiri dari 3 indikator/kegiatan.

Pada variabel IKS, hasil identifikasi kebutuhan pembangunan desa dan kegiatan yang direkomendasikan untuk dibangun oleh Pemerintah Desa Malamenggu sebanyak 11 atau 31% dari 35 indikator. Artinya sudah terdapat 69% indikator terpenuhi. Indikator yang perlu direncanakan adalah sebagai berikut:

  1. Teridentifikasi jumlah dokter tidak ada, sehingga perlu ada kegiatan pengadaan minimal 1 orang dokter yang dapat dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten. Skor dari indikator ini adalah sebesar 0.0095.
  2. Teridentifikasi jumlah bidan tidak ada, sehingga perlu ada kegiatan pengadaan minimal 1 orang bidan, yang dapat dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten. Nilai dari indikator ini adalah 0.0076.
  3. Teridentifikasi jumlah tenaga kesehatan lainnya 1 orang, sehingga perlu ada kegiatan penambahan tenaga kesehatan minimal 4 orang. Kegiatan ini dapat dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten. Nilai dari indikator ini sebesar 0.0057.
  4. Teridentifikasi jarak tempuh menuju Poskesdes > 3500 meter, sehingga perlu ada kegiatan Pembangunan Poskesdes yang dapat dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten. Nilai dari indikator ini adalah 0.0076.
  5. Posyandu antara 0,26 s.d 0,5 sehingga perlu dilaksanakan fasilitasi/pembinaan kader Posyandu oleh DPMD, Dinas Kesehatan Kabupaten dan Dana Desa. Nilai dari indikator ini adalah 0.0038.
  6. Teridentifikasi jumlah PKBM atau Paket ABC tidak ada sehingga perlu dilaksanakan Kegiatan PKBM/Kejar Paket A B C oleh Dinas Pendidikan Kabupaten. Nilai indikator ini adalah 0.0076.
  7. Teridentifikasi jumlah Pusat Keterampilan atau Kursus tidak ada sehingga perlu pengadaan Tempat Kursus/Pelatihan yang dilaksanakan oleh CSR, Swasta, Perorangan. Nilai indikator ini sebesar 0.0076.
  8. Teridnetifikasi Taman Bacaan Masyarakat atau Perpustakaan Desa tidak tersedia sehingga perlu Pembangunan PerpusDes/Taman Bacaan Mayarakat yang dilaksanakan oleh Kemenperpus Arsip Nasional, Dinas Perpustakaan Provinsi, Dinas Perpustakaan Kabupaten, DD, CSR. Nilai indikator ini sebesar 0.0076.
  9. Teridentifikasi jumlah kelompok kegiatan olahraga ada 1 sehingga perlu penambahan minimal 8 kelompok. Pelaksana kegiatan ini Dispora Provinsi, Dispora Kabupaten, Karang Taruna. Nilai dari indikator ini sebesar 0.0076.
  10. Teridentifikasi jumlah kegiatan olahraga 2 sampai 3 sehingga perlu adanya pembangunan minimal 6 Lapangan Olahraga yang dapat dilaksanakan oleh Kemenpora/ Kemendes, Dispora Provinsi, Dispora Kabupaten, DD, CSR dan Perorangan. Nilai indikator ini adalah 0.0057.
  11. Teridentifikasi warga desa terdapat 1 suku sehingga perlu dilakukan pendataan jumlah suku yang ada di desa yang dilaksanakan oleh desa. Nilai dari indikator ini sebesar 0.0076.

Pada variabel IKE, hasil identifikasi kebutuhan pembangunan desa dan kegiatan yang direkomendasikan untuk dibangun oleh Pemerintah Desa Malamenggu sebanyak 6 atau 50% dari 12 indikator. Artinya sudah terdapat 50% indikator terpenuhi. Indikator yang perlu direncanakan adalah sebagai berikut: yakni:

  1. Teridentifikasi Total KK/jumlah pasar (permanen)) antara 0,001 s.d 250 sehingga perlu adanya kegiatan Optimalisasi Pasar yang dapat dilakukan melalui Kemenperind, Kemendes, DISPERINDAKOP UKM Provinsi, DISPERINDAKOP UKM Kabupaten. Nilai indikator ini 0.0111.
  2. Teridentifikasi jumlah Kedai dan Penginapan = 1 sehingga perlu Pembangunan 1 Unit Penginapan oleh Dinas Pariwisata Provinsi, Dinas Pariwisata Kabupaten, DD, Perorangan, Swasta. Nilai indikator ini 0.0111.
  3. Teridentifikasi jumlah pos dan jasa logistik = 0 sehingga perlu pembangunan Jasa Logistik dan Kantor Pos yang dapat dilaksanakan oleh BUMDES, Kantor Pos dan Swasta. Nilai indikator ini 0.0278.
  4. Teridentifikasi jumlah bank dan BPR = 0, sehingga butuh fasilitasi pembangunan Bank Pemerintah, Swasta &/ BPR oleh Perbankan. Nilainya 0.0278.
  5. Teridentifikasi jumlah fasilitas kredit = 1, sehingga perlu penambahan 3 jenis Fasilitas Kredit (KUR/ KKPE/ KUK/ Kredit lainnya), yang dapat dilaksanakan oleh DISPERINDAKOP UKM Kabupaten, BUMDES/ Koperasi, Bank, dan Swasta. Nilai indikator ini adalah 0.0167.
  6. Teridentifikasi jumlah koperasi aktif dan BUMDESA = 1 sehingga butuh pembangunan 1 unit Koperasi/ BUMDES – (identifikasi yang tidak ada di desa). Kegiatan ini dapat dilaksanakan oleh DISPERINDAKOP UKM Kabupaten, Desa dan CSR. Nilai inditor 0.0111.

Pada variabel IKL, hasil identifikasi kebutuhan pembangunan desa dan kegiatan yang direkomendasikan untuk dibangun oleh Pemerintah Desa Malamenggu sebanyak 2 atau 67% dari 3 indikator. Artinya sudah terdapat 33% indikator terpenuhi. Indikator yang perlu direncanakan adalah sebagai berikut: yakni:

  1. Teridentifikasi jenis bencana (longsor, banjir, kebakaran hutan) jenis bencana di desa = 1,  sehingga perlu identifikasi 1 jenis bencana (longsor, banjir, kebakaran hutan) untuk penanganan pencegahan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh DISHUT/KPH, BPDB Provinsi, dan BPBD Kabupaten. Indikator ini bernilai 0.0222.
  2. Teridentifikasi Fasilitas mitigasi/tanggap bencana (peringatan dini bencana alam, peringatan dini tsunami, perlengkapan keselamatan, jalur evakuasi) jumlah fasilitas mitigasi / tanggap bencana = 0 sehingga perlu dilakasanakan kegiatan pembangunan/pengadaan 3 Fasilitas Mitigasi Bencana sesuai karakteristik wilayah (kebutuhan sesuai hasil identifikasi kerawanan/potensi bencana). Kegiatan ini dapat dilaksanakan oleh BNPB, Kemendes, DISHUT/KPH, BPDB, DINSOS Provinsi, DPBD, DINSOS Kabupaten, DD, dan CSR. Indikator ini nilainya 0.1111.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Harapan kami proses pembangunan di Kampung Malamenggu dapat berjalan dengan baik dan mencapai target tahunannya. Apabila membutuhkan informasi yang lebih detail, Pemerintah Kampung Malamenggu dapat menghubungi kami melalui website ini.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *