BERITA-DESA.COM-MINAHASA UTARA||Pada tahun 2020 Desa Makalisung mencapai skor IDM sebesar 0,6532 (berkembang) dan pada tahun 2021 berkurang menjadi 0,6494 (berkembang) dengan pertumbuhan -0.59% sehingga dinilai tidak optimal dengan akselerasi mundur dan kinerja sedang. Target skor IDM 2022 sebesar 0.7073 (maju), sehingga diperlukan skor sebesar 0.0579.

Pada variabel ketahanan sosial teridentifikasi serangkaian kebutuhan sebagai berikut:  Jumlah Dokter Tidak ada sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pengadaan Min 1 org Dokter yang dapat dilaksanakan oleh DINKES. Jumlah tenaga kesehatan lainnya 1 orang sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Penambahan Nakes Min 4 Org yang dapat dilaksanakan oleh DINKES. Jumlah peserta BPJS/jumlah penduduk antara 0,26 s.d 0,5 sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Fasilitasi kepesertaan BPJS warga Desa hingga > 75% yang dapat dilaksanakan oleh DINKES dan BPJS. Jarak tempuh menuju Poskesdes > 3500 Meter sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pembangunan Poskesdes yang dapat dilaksanakan oleh DINKES. Jarak tempuh menuju SMU atau SMK antara 8000,01 s.d 10000 Meter sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Perbaikan Akses yang dapat dilaksanakan oleh DISDIK dan PU Kabupaten. Jumlah PKBM atau Paket ABC Tidak ada sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pelaksanaan Kegiatan PKBM/Kejar Paket A B C yang dapat dilaksanakan oleh DISDIK. Jumlah Pusat Keterampilan atau Kursus Tidak ada sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pengadaan Tempat Kursus/Pelatihan yang dapat dilaksanakan oleh CSR, Swasta, Perorangan. Taman Bacaan Masyarakat atau perpustakaan Desa tidak tersedia sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pembangunan PerpusDes/Taman Bacaan Mayarakat yang dapat dilaksanakan oleh Kemenperpus Arsip, Dinas Perpus provinsi, Dinas Perpus kabupaten, DD, CSR. Jumlah kelompok kegiatan olahraga antara 4 s.d 5 sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Penambahan Min 4 Kelp Olahraga yang dapat dilaksanakan oleh DISPORA provinsi, DISPORA kabupaten, Karang Taruna. Jumlah kegiatan olahraga ada 1 sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pembangunan Lapangan Olah Raga Min 7 Unit yang dapat dilaksanakan oleh Kemepora/ Kemendes, DISPORA provinsi, DISPORA kabupaten, DD, CSR, Perorangan. Sinyal telepon seluler di Desa Lemah sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Fasilitasi Upaya Penguatan Sinyal Telp yang dapat dilaksanakan oleh Kominfo, Diskominfo provinsi, Diskominfo kabupaten, Operator Selular. Tidak terdapat atau belum ada Fasilitas Internet di Kantor Desa sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pemasangan Internet Kantor Desa yang dapat dilaksanakan oleh Kominfo/ Kemendes, Desa, CSR. Tidak Terdapat Akses internet warga di Desa sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pembangunan Warnet/Fasilitasi Akses Internet warga Desa melalui sinyal 3G/4G yang dapat dilaksanakan oleh Kominfo, Diskominfo provinsi, Diskominfo kabupaten, Operator Selular. Warga desa membuang sampah di Lubang atau di Bakar sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pembangunan TPS danTPA Sampah yang dapat dilaksanakan oleh DLH, DLH provinsi, DKPP kabupaten, DD, CSR. Sumber air mandi dan cuci berasal dari Kemasan, Mata Air sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pemasangan PDAM/Air Ledeng Tanpa Meteran yang dapat dilaksanakan oleh PAMSIMAS, PU provinsi, PU kabupaten, DD, CSR, PDAM.

Dalam variabel ketahanan ekonomi teridentifikasi kebutuhan: Jarak ke kelompok pertokoan terdekat > 25 KM sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pembangunan Pusat pertokoan melalui kerjasama antar desa/melayani beberapa desa yang dapat dilaksanakan oleh DISPERINDAKOP UKM, Perorangan, Swasta. (Total KK/jumlah pasar(permanen)) = 0 sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pembangunan Pasar Permanen yang dapat dilaksanakan oleh Kemenperind, Kemendes, DISPERINDAKOP UKM provinsi, DISPERINDAKOP UKM kabupaten. Jumlah Kedai dan Penginapan = 1 sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pembangunan 1 Unit Penginapan yang dapat dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata provinsi, Dinas Pariwisata kabupaten, DD, Perorangan, Swasta. Jumlah pos dan jasa logistik = 0 sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pembangunan Jasa Logistik dan Kantor Pos yang dapat dilaksanakan oleh BUMDES, Kantor Pos, Swasta. Jumlah bank dan BPR = 0 sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Fasilitasi Pembangunan Bank Pemerintah, Swasta &/ BPR yang dapat dilaksanakan oleh Perbankan.Jumlah fasilitas kredit = 1 sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Penambahan 3 jenis Fasilitas Kredit (KUR/KKPE/KUK/Kredit lainnya)(Identifikasi kekurangan akses kredit) yang dapat dilaksanakan oleh DISPERINDAKOP UKM, BUMDES/ Koperasi, Bank, Swasta. Jumlah koperasi aktif dan BUMDESA = 1 sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pembangunan 1 unit Koperasi / BUMDES (Identifikasi yang tidak ada di desa) yang dapat dilaksanakan oleh DISPERINDAKOP UKM, Desa, CSR. Transportasi Umum ada tanpa trayek tetap sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Fasilitasi Transportasi Umum dengan Trayek Tetap yang dapat dilaksanakan oleh DISHUB kabupaten.

Dalam variabel ketahanan ekologi teridentifikasi Fasilitas mitigasi/tanggap bencana (peringatan dini bencana alam, peringatan dini tsunami, perlengkapan keselamatan, jalur evakuasi) jumlah fasilitas mitigasi / tanggap bencana = 0 sehingga perlu dilaksanakan kegiatan Pembangunan/Pengadaan 3 Fasilitas Mitigasi Bencana Sesuai karakteristik wilayah (Kebutuhan sesuai hasil identifikasi kerawanan/potensi bencana) yang dapat dilaksanakan oleh BNPB, Kemendes, DISHUT/KPH, BPDB, DINSOS dan DPBD provinsi, DINSOS kabupaten, DD, CSR.