BERITA-DESA.COM-MINAHASA UTARA|| Desa Kema Satu pada tahun 2020 mencapai skor IDM 0,7030 (berkembang) dan menjadi 0,7278 (Maju) pada tahun 20201, atau mengalami pertumbuhan sebesar 3,41%, sehingga disebut pembangunan optimal, dengan akselerasi cepat dan kinerja sedang. Target status tahun 2022 adalah Desa Mandiri dengan skor minimal 0,8156 sehingga diperlukan tambahan skor sebesar 0,0878 untuk mencapai status mandiri. Untuk mencapai target tersebut, maka rekomendasi dari hasil rumusan pokok pembangunan desa adalah sebagai berikut:

Dalam variabel Ketahanan Sosial teridentifikasi jumlah tenaga kesehatan lainnya tidak ada, sehingga kegiatan yang dilakukan adalah Pengadaan Tenaga Kesehatan (Nakes) minimal 5 orang. Yang dapat melaksanakan kegiatan ini adalah DINKES Kabupaten. Teridentifikasi jumlah peserta BPJS/jumlah penduduk < 0,1 sehingga kegiatan yang dapat dilakukan adalah fasilitasi kepesertaan BPJS warga Desa hingga > 75%. Yang dapat melaksanakan kegiatan ini adalah DINKES Kabupaten dan BPJS.  Teridentifikasi Jarak tempuh menuju Poskesdes > 3500 Meter, kegiatan yang dapat dilakukan: Pembangunan Poskesdes. Yang dapat melaksanakan kegiatan: DINKES Kabupaten. Teridentifikasi Jumlah Posyandu aktif 1 bulan sekali/ Jumlah Posyandu antara 0,26 – 0,5. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah fasilitasi/pembinaan Kader Posyandu. Yang dapat melaksanakan kegiatan adalah DPMD Provinsi, DPMD Kabupaten, DINKES Kabupaten, Dana Desa. Teridentifikasi jumlah PKBM atau Paket ABC tidak ada. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah pelaksanaan Kegiatan PKBM/Kejar Paket ABC. Yang dapat melaksanakan kegiatan ini adalah DISDIK Kabupaten. Teridentifikasi Jumlah Pusat Keterampilan atau Kursus Tidak ada. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah pengadaan Tempat Kursus/Pelatihan. Yang dapat melaksanakan kegiatan adalah CSR, Swasta, Perorangan. Teridentifikasi Taman Bacaan Masyarakat atau Perpustakaan Desa tidak tersedia. Kegiatan yang dapat dilakukan: Pembangunan PerpusDes/Taman Bacaan Mayarakat. Yang dapat melaksanakan kegiatan ini adalah Kemenperpus Arsip, Dinas Perpus Provinsi, Dinas Perpus Kabupaten, DD, CSR. Teridentifikasi jumlah kelompok kegiatan olahraga antara 4 – 5. Kegiatan yang dapat dilakukan: Penambahan minimal 4 Kelompok Olahraga. Yang dapat melaksanakan kegiatan ini adalah DISPORA Provinsi, DISPORA Kabupaten, Karang Taruna. Teridentifikasi Jumlah kegiatan olahraga 2 – 3. Kegiatan yang dapat dilakukan: Pembangunan minimal 6 Lapangan Olahraga. Yang dapat melaksanakan kegiatan ini adalah Kemepora/ Kemendes, DISPORA Provinsi, DISPORA Kabupaten, DD, CSR, Perorangan. Teridentifikasi warga desa membuang sampah di lubang atau dibakar. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah Pembangunan TPS danTPA Sampah. Yang dapat melaksanakan kegiatan ini adalah DLH Provinsi, DLH Kabupaten, DKPP, DD, CSR. Teridentifikasi Sumber air minum berasal dari sumur bor/pompa dan sumur. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah pemasangan PDAM/air ledeng tanpa meteran. Yang dapat melaksanakan kegiatan ini ialah PAMSIMAS, PU Provinsi,  PU Kabupaten, DD, CSR, PDAM. Teridentifikasi  sumber air mandi dan cuci berasal dari sumur bor/pompa, dan sumur. Kegiatan yang dapat dilakukan adalag pemasangan PDAM/air ledeng tanpa meteran. Yang dapat melaksanakan kegiatan ini ialah PAMSIMAS, PU Provinsi, PU Kabupaten, DD, CSR, dan PDAM.

Dalam variabel Ketahanan Ekonomi teridentifikasi jumlah kedai dan penginapan sebanyak 1 buah. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah pembangunan 1 unit penginapan. Yang dapat melaksanakan kegiatan ini adalah Dinas Pariwisata Provinsi, Dinas Pariwisata Kabupaten, DD, Perorangan, dan Swasta. Teridentifikasi jumlah pos dan jasa logistik = 0. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah Pembangunan Jasa Logistik dan Kantor Pos. Yang dapat melaksanakan kegiatan ini adalah BUMDES, Kantor Pos, dan Swasta. Teridentifikasi jumlah bank dan BPR = 0. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah Fasilitasi Pembangunan Bank Pemerintah, Swasta &/ BPR. Yang dapat melaksanakan kegiatan: Perbankan. Teridentifikasi Jumlah fasilitas kredit = 1. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah Penambahan 3 jenis Fasilitas Kredit (KUR/KKPE/KUK/Kredit lainnya) (Identifikasi kekurangan akses kredit). Yang dapat melaksanakan kegiatan ini adalah DISPERINDAKOP UKM, BUMDES/ Koperasi, Bank dan Swasta. Teridentifikasi Jumlah koperasi aktif dan BUMDESA = 1. Kegiatan yang dapat dilakukan: Pembangunan 1 unit Koperasi / BUMDES (Identifikasi yang tidak ada di desa). Yang dapat melaksanakan kegiatan ini adalah DISPERINDAKOP UKM, Desa, dan CSR.

Dalam variabel Ketahanan Lingkungan teridentifikasi fasilitas mitigasi/tanggap bencana (peringatan dini bencana alam, peringatan dini tsunami, perlengkapan keselamatan, jalur evakuasi) jumlah fasilitas mitigasi / tanggap bencana = 0. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah pembangunan/ pengadaan 3 fasilitas mitigasi bencana sesuai karakteristik wilayah (kebutuhan sesuai hasil identifikasi kerawanan/potensi bencana). Yang dapat melaksanakan kegiatan ini ialah BNPB, Kemendes, DISHUT/KPH Provinsi, BPDB Provinsi, DINSOS Provinsi, DPBD Kabupaten, DINSOS Kabupaten, DD, dan CSR.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *